INDIK . ID BOYOLALI - Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri Pengajian Akbar dan Selawat bersama KH Muhammad Ali Shodiqin atau yang akrab disapa Gus Ali Gondrong dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali. Kegiatan tersebut digelar di Alun-Alun Kidul Kompleks Pemerintah Kabupaten Boyolali, Sabtu (27/6/2026) malam.
Mengusung tema “Boyolali Bersolek, Merawat Tradisi Memoles Potensi”, kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti sekitar 700 jemaah yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Boyolali.
Selain Kapolres Boyolali, acara tersebut juga dihadiri Bupati Boyolali Agus Irawan, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf. Gunawan Nurbathin, Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali Muh Syawaludin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para jemaah.
Dalam sambutannya, Bupati Boyolali Agus Irawan menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga tradisi dan mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki daerah.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Gus Ali Gondrong mengajak masyarakat untuk senantiasa berbaik sangka kepada Allah Swt., memperbanyak rasa syukur, menjaga persaudaraan, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah guna mewujudkan kehidupan yang damai, harmonis, dan penuh keberkahan.
Kehadiran Kapolres Boyolali dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan Polri terhadap berbagai kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Selain itu, kehadiran jajaran kepolisian juga mencerminkan komitmen dalam mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan umat, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Boyolali.
Melalui momentum peringatan Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali, diharapkan semangat kebersamaan, persatuan, dan nilai-nilai religius terus terjaga sebagai fondasi dalam mendukung pembangunan daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.(Herisusilo)


