• Jelajahi

    Copyright © indik.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Polres dan Kemenag Banjarnegara Teken MoU untuk Perkuat Keamanan dan Ketertiban Madrasah

    www.indik.id
    19/10/26, 15:44 WIB Last Updated 2026-10-19T08:44:39Z

    INDIK . ID  BANJARNEGARA - Polres Banjarnegara bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU) tentang keamanan dan ketertiban di lingkungan madrasah, Senin (19/10/2026).


    Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara. Penandatanganan MoU dilaksanakan dalam rangkaian apel pagi sekaligus penyerahan apresiasi kepada para santri dan santriwati yang meraih prestasi dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar-Diniyah (PORSADIN) tingkat Jawa Tengah tahun 2026.


    Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Banjarnegara AKBP Dr. Aruma Chandra Dewi, S.I.K., M.Krim., Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara H. Karyono, M.Pd.I., beserta jajaran, pejabat utama Polres Banjarnegara, serta peserta apel dari lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara.


    Perkuat Sinergi Menjaga Kamtibmas


    Kapolres Banjarnegara AKBP Dr. Aruma Chandra Dewi menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak dapat diwujudkan hanya melalui penegakan hukum. Menurutnya, diperlukan sinergi dan kolaborasi antara kepolisian, instansi pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat.


    “Polri sangat menyadari bahwa kamtibmas tidak bisa diwujudkan hanya dengan penegakan hukum. Diperlukan sinergi, kolaborasi, dan kerja sama dengan seluruh instansi dan elemen masyarakat, sejalan dengan moto kami, ‘Polisi Bersama Masyarakat’,” kata Aruma saat menyampaikan amanat.


    Ia menjelaskan, MoU tersebut menjadi landasan kerja sama dalam pelaksanaan pembinaan dan penyuluhan kamtibmas di lingkungan madrasah.


    Ruang lingkup kerja sama itu meliputi pencegahan kenakalan remaja, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, serta bahaya judi daring di kalangan santri.


    Selain itu, kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat moderasi beragama, mencegah penyebaran paham radikalisme yang menyasar generasi muda, serta meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan peserta didik.


    Kapolres berharap, melalui kesepahaman tersebut, madrasah dapat menjadi lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan terbebas dari berbagai bentuk kekerasan.


    Polisi Hadir sebagai Mitra Pendidikan


    Aruma juga memperkenalkan semangat pelayanan Polres Banjarnegara melalui moto “DAWET AYU”.


    Moto tersebut dijabarkan menjadi DA, yaitu damai masyarakatnya; WE, welas asih warganya; A, aman kota dan desanya; serta YU, yang unggul adabnya.


    Menurutnya, kehadiran polisi di lingkungan pendidikan tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra, sahabat, pembina, dan pengayom masyarakat.


    “Saya berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banjarnegara,” tuturnya.


    Ia menilai, kolaborasi dengan Kementerian Agama merupakan langkah penting untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan sekaligus membentuk karakter generasi muda.


    Kemenag Dorong Madrasah Aman dan Kondusif


    Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara H. Karyono, M.Pd.I., menyambut positif penandatanganan MoU tersebut.


    Ia menilai, kerja sama antara Kementerian Agama dan Polres Banjarnegara menjadi langkah strategis untuk menciptakan lingkungan madrasah yang aman, tertib, dan kondusif bagi kegiatan belajar mengajar.


    Menurut Karyono, kolaborasi kedua instansi diperlukan untuk memperkuat pembinaan karakter serta melindungi peserta didik dari berbagai potensi gangguan keamanan dan perilaku negatif.


    “Kerja sama yang telah dibangun ini membawa dampak kebaikan bagi semua pihak. Melalui MoU ini, kami berharap pembinaan dan penyuluhan kamtibmas di madrasah dapat berjalan lebih optimal, sehingga para santri dapat belajar dengan aman dan nyaman,” ujarnya.


    Ia juga berharap sinergi tersebut dapat mendukung pencegahan perundungan, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan judi daring.


    Di samping itu, kerja sama tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, serta kedisiplinan berlalu lintas kepada peserta didik.


    Madrasah Berperan Membentuk Karakter Generasi Muda


    Karyono menegaskan bahwa madrasah memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas pada penyampaian pendidikan agama dan ilmu pengetahuan. Lembaga pendidikan juga berperan penting dalam membentuk karakter serta kepribadian peserta didik.


    “Madrasah tidak hanya memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan agama dan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk generasi muda yang berakhlak, disiplin, saling menghormati, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar,” katanya.


    Melalui penandatanganan MoU tersebut, Polres Banjarnegara dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan.


    Sinergi kedua instansi ini juga diharapkan menjadi langkah berkelanjutan untuk mencegah perilaku negatif di kalangan pelajar, meningkatkan kedisiplinan, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh warga madrasah.(HERISUSILO) 

    Terkini