• Jelajahi

    Copyright © indik.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan di Hari Anak Nasional

    www.indik.id
    23/07/26, 15:13 WIB Last Updated 2026-07-23T08:14:22Z

    INDIK . ID Jakarta – Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 menjadi momentum bagi PT Jasa  

    Raharja (Persero) untuk terus memperkuat komitmennya membangun budaya  

    keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.  

    Di tengah masih tingginya angka kecelakaan yang melibatkan usia produktif dan pelajar, upaya pencegahan melalui edukasi dinilai menjadi investasi penting untuk melindungi generasi penerus bangsa.Jasa Raharja terus memperkuat pendekatan preventif melalui berbagai program keselamatan di lingkungan pendidikan. 


    Langkah tersebut menjadi bagian dari  

    transformasi perusahaan yang tidak hanya berfokus pada pelayanan santunan, tetapi  

    juga membangun kesadaran masyarakat agar kecelakaan dapat dicegah sejak awal.

    Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Muhammad Awaluddin, menyampaikan 

    bahwa setiap anak berhak tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman,  

    termasuk saat beraktivitas di jalan. 

    "Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa  

    keselamatan anak merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, edukasi kepada pelajar dan mahasiswa akan terus kami perkuat sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih sadar dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas," ujarnya. 


    Menurut Awaluddin, edukasi keselamatan perlu dilakukan secara berjenjang  

    mengikuti fase pertumbuhan anak. 


    Karena itu, Jasa Raharja berupaya mendampingi peserta didik sejak pendidikan usia dini hingga memasuki dunia perguruan tinggi,dengan materi dan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik setiap jenjang pendidikan. 


    Sepanjang periode Januari–Juli 2026, Jasa Raharja telah melaksanakan Safety  

    Campaign di 8 taman kanak-kanak dan sekolah dasar yang diikuti 198 peserta didik

    sebagai upaya mengenalkan budaya keselamatan sejak dini. Di jenjang yang lebih 

    tinggi, perusahaan juga menyelenggarakan Safety Campaign di 139 sekolah 

    menengah dan perguruan tinggi yang melibatkan 13.095 pelajar dan mahasiswa. 

    Kelompok ini menjadi fokus utama karena merupakan usia yang mulai aktif 

    menggunakan kendaraan bermotor sekaligus termasuk kelompok dengan risiko 

    kecelakaan lalu lintas yang relatif tinggi.

    Pendekatan serupa juga dilakukan melalui Program Pengajar Peduli Keselamatan  

    Lalu Lintas (PPKL). 


    Di tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar, Jasa Raharja telah melibatkan 80 guru di 2 satuan pendidikan sebagai agen keselamatan yang menanamkan kebiasaan berlalu lintas yang aman kepada anak-anak sejak dini.  


    Sementara itu, di 509 sekolah menengah dan perguruan tinggi, program yang sama  

    telah menggandeng 29.974 tenaga pendidik untuk menyampaikan pesan keselamatan secara berkelanjutan kepada para pelajar dan mahasiswa.


    "Guru dan dosen memiliki peran strategis. Melalui para pendidik, pesan keselamatan 

    dapat terus ditanamkan kepada peserta didik secara berkelanjutan sehingga menjadi 

    bagian dari budaya sehari-hari," kata Awaluddin. 


    Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026, Jasa Raharja mengajak seluruh elemen  

    masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas, hingga instansi terkait, untuk 

    bersama-sama menumbuhkan budaya keselamatan sejak usia dini. Dengan 

    kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh 

    sebagai generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi  

    terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

    ( Heri M red ) 

    Terkini