• Jelajahi

    Copyright © indik.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Satpolairud Polresta Pati Gelar Cek Kesehatan ABK, Pastikan Pelayaran Aman dan Lancar

    www.indik.id
    11/06/26, 08:12 WIB Last Updated 2026-06-11T01:12:57Z

    INDIK. ID. PATI - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Juwana menggelar Aksi Cek Kesehatan Berlayar (CKB) bagi anak buah kapal (ABK) yang akan berlayar ke perairan Laut Jawa. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang Wilayah Kerja Pelabuhan Juwana, Kabupaten Pati, Rabu (10/6/2026).


    Kegiatan dipimpin Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, S.H., M.M., didampingi Wakasat Polairud AKP Budi Dantoso, S.T., M.H., bersama personel Satpolairud dan tim kesehatan yang dipimpin dr. Purwaningsih.

    Pemeriksaan kesehatan dilakukan terhadap 15 ABK KM Kasih Anugrah GT 29 yang dijadwalkan berlayar pada Kamis (11/6/2026) menuju perairan Laut Jawa.


    Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kadar oksigen dalam darah (SpO2), serta riwayat kesehatan awak kapal.


    Hasil pemeriksaan menunjukkan 14 ABK dalam kondisi sehat dengan tekanan darah normal. Sementara itu, seorang ABK bernama Nanda terdeteksi mengalami hipertensi dengan tekanan darah mencapai 150/97 mmHg dan suhu tubuh 36,3 derajat Celsius. Tim medis segera memberikan obat penurun tekanan darah serta edukasi kesehatan guna mencegah risiko yang dapat terjadi selama pelayaran.


    Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Kompol Hendrik Irawan menegaskan bahwa Aksi CKB merupakan langkah preventif untuk memastikan nelayan dan awak kapal memiliki kondisi fisik yang prima sebelum menjalankan aktivitas di laut.


    “Kegiatan Aksi Cek Kesehatan Berlayar ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan para nelayan dan awak kapal sebelum melaksanakan aktivitas pelayaran. Kondisi kesehatan yang baik sangat penting untuk mendukung keselamatan kerja di laut, mengingat para ABK menghadapi berbagai tantangan dan risiko selama berlayar,” ujar Kompol Hendrik.


    Menurutnya, sinergi antara Satpolairud Polresta Pati dan Kantor Kesehatan Pelabuhan bertujuan mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan yang dapat membahayakan awak kapal saat berada di tengah laut.


    “Melalui kolaborasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan, kami berupaya memastikan setiap awak kapal yang akan melaut mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sehingga potensi gangguan kesehatan dapat diketahui dan ditangani sejak dini,” katanya.


    Ia menambahkan, hasil pemeriksaan yang menunjukkan mayoritas ABK dalam kondisi sehat menjadi indikator positif bagi keselamatan pelayaran. Sementara bagi awak kapal yang mengalami tekanan darah tinggi, penanganan medis telah dilakukan agar kondisi kesehatannya tetap stabil sebelum berangkat melaut.


    Kompol Hendrik juga mengimbau pemilik kapal, nahkoda, dan seluruh awak kapal agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan sebelum berlayar.


    “Keselamatan pelayaran dimulai dari kesiapan diri, termasuk kesehatan fisik para awak kapal,” tegasnya.


    Selain kesehatan, Satpolairud Polresta Pati mengingatkan masyarakat pesisir dan nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja di laut dengan menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai serta segera melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan maupun kecelakaan di wilayah perairan.


    Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polri juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 110 yang beroperasi selama 24 jam untuk melaporkan keadaan darurat, tindak pidana, maupun gangguan keamanan lainnya, baik di wilayah perairan maupun daratan.


    Melalui kegiatan ini, Satpolairud Polresta Pati berharap keselamatan pelayaran dan produktivitas para nelayan dapat terus terjaga, sehingga aktivitas penangkapan ikan di perairan Laut Jawa berlangsung aman, lancar, dan bebas dari risiko kesehatan yang dapat membahayakan awak kapal.(Herisusilo).

    Terkini