• Jelajahi

    Copyright © indik.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Transparan dan Berintegritas, Terapkan Prinsip BETAH

    www.indik.id
    10/06/26, 10:55 WIB Last Updated 2026-06-10T03:55:34Z

    INDIK. ID   SEMARANG - Polda Jawa Tengah menegaskan bahwa proses seleksi penerimaan Calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan secara transparan, objektif, dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) guna menghasilkan calon perwira Polri yang berkualitas dan profesional.


    Saat ini, tahapan seleksi di tingkat Panitia Daerah (Panda) masih berlangsung. Para peserta yang sebelumnya dinyatakan lulus dalam Sidang Kelulusan Menuju Pemeriksaan Kesehatan Tahap II (Rikkes II) tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan sebelum melaju ke tingkat Panitia Pusat (Panpus).


    Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat di tingkat daerah akan mengikuti seleksi tingkat pusat yang dipusatkan di Akademi Kepolisian Semarang. Pada tahapan tersebut, para peserta akan menjalani berbagai rangkaian tes, mulai dari uji akademik, wawancara psikologi, uji kemampuan jasmani, hingga pemeriksaan penelusuran mental dan kepribadian yang berlangsung sepanjang Juli 2026. Hasil akhir seleksi akan ditentukan melalui Sidang Akhir Tingkat Panpus.


    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen hanya dilakukan melalui satu jalur, yaitu jalur reguler nasional tanpa adanya perlakuan khusus bagi peserta tertentu.


    “Rekrutmen Akpol hanya dilaksanakan melalui satu jalur, yakni jalur reguler nasional. Tidak ada kuota khusus, jalur titipan, perlakuan istimewa, maupun bentuk intervensi lainnya. Semua peserta memiliki peluang yang sama dan dinilai berdasarkan kemampuan serta hasil yang diperoleh dalam setiap tahapan seleksi,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Rabu (10/6/2026).


    Menurutnya, prinsip BETAH menjadi landasan utama dalam pelaksanaan penerimaan anggota Polri. Melalui prinsip tersebut, Polri berupaya mewujudkan sistem rekrutmen yang kredibel, profesional, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.


    “Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara bersih dan transparan. Setiap peserta dinilai secara objektif berdasarkan kompetensi yang dimiliki, sehingga hasil seleksi benar-benar mencerminkan kualitas calon anggota Polri yang akan direkrut,” katanya.


    Ia juga mengingatkan seluruh peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan Polri maupun oknum tertentu yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah imbalan.


    “Pendaftaran dan seluruh proses seleksi Akpol tidak dipungut biaya. Kami mengimbau peserta dan keluarga untuk tidak mempercayai siapa pun yang menawarkan bantuan kelulusan dengan imbalan tertentu. Kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan, kesiapan, dan hasil yang dicapai peserta dalam setiap tahapan seleksi,” tegasnya.


    Melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan berintegritas tersebut, Polri berharap dapat menjaring calon-calon perwira unggul yang memiliki karakter kuat, integritas tinggi, serta kesiapan untuk mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kepolisian di masa mendatang.(Herisusilo). 

    Terkini