INDIK.ID, KOTABEKASI - Apel pagi Pemerintah Kota Bekasi pada Senin (18/5/2026) dipimpin oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. H. Abdul Harris Bobihoe, M.Si yang bertindak sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi. Kegiatan tersebut diikuti para staf ahli, asisten daerah, kepala UPTD, camat, lurah, pejabat eselon III dan IV, pejabat fungsional hasil penyetaraan, serta seluruh peserta apel di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bekasi mengajak seluruh peserta apel untuk bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat kembali melaksanakan apel pagi serta mempererat silaturahmi.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Bekasi mendoakan Wali Kota Bekasi beserta istri yang berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Disebutkan bahwa pada pukul 10.00 WIB, Wali Kota dijadwalkan masuk asrama haji sebelum bertolak menuju bandara.
“Kita doakan semoga beliau beserta keluarga diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bekasi bersama Kementerian Agama serta Kementerian Haji dan Umrah, lanjutnya, akan terus memfasilitasi keberangkatan calon jemaah haji asal Kota Bekasi agar seluruh proses berjalan lancar dan aman.
Selain itu, Wakil Wali Kota juga mengapresiasi masyarakat yang memanfaatkan ruang publik dan fasilitas pemerintah daerah, seperti GOR dan alun-alun, untuk kegiatan olahraga, rekreasi, serta aktivitas ekonomi. Menurutnya, pengelolaan ruang publik yang baik mampu memperkuat ikatan sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dalam sektor ketenagakerjaan, ia menyampaikan bahwa tingkat pengangguran di Kota Bekasi mengalami penurunan menjadi 7,33 persen pada tahun 2026 dari sebelumnya 7,83 persen pada tahun 2025. Capaian tersebut dinilai positif, namun tetap harus diimbangi dengan penyediaan lapangan kerja yang berkualitas.
Ia meminta Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta para camat dan lurah untuk terus memperluas akses permodalan, mempermudah sertifikasi halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta memaksimalkan promosi UMKM melalui ruang publik dan berbagai kegiatan daerah.
“Langkah tersebut diharapkan mampu membantu UMKM naik kelas dan menyerap tenaga kerja lebih banyak,” katanya.
Dalam bidang pendidikan, Wakil Wali Kota menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat TK, SD, dan SMP yang dibuka mulai pekan ini hingga Juni 2026. Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat 34.893 lulusan SD di Kota Bekasi, sementara kapasitas SMP negeri hanya tersedia sebanyak 18.957 kursi.
Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian serius karena lebih dari 15 ribu siswa berpotensi tidak tertampung di sekolah negeri. Ia meminta seluruh jajaran kecamatan untuk menyediakan informasi yang transparan dan mudah diakses masyarakat, termasuk mengenai alternatif sekolah swasta maupun program keterampilan bagi pelajar.
Di sektor kesehatan, Wakil Wali Kota juga menyoroti munculnya virus baru yang ditemukan di Indonesia. Ia meminta Dinas Kesehatan dan seluruh puskesmas segera menyiapkan langkah deteksi dini, sistem pelaporan, edukasi masyarakat, serta koordinasi pencegahan dengan instansi terkait.
“Jangan menunggu kasus muncul. Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini, termasuk pengendalian vektor dan menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Pada apel tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang berhasil meraih prestasi. Salah satunya SMA Negeri 5 Kota Bekasi yang berhasil meraih kejuaraan internasional di Nepal. Selain itu, Kampung KB Kota Bekasi yang meraih prestasi tingkat daerah juga dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional.
Wakil Wali Kota berharap seluruh jajaran pemerintah terus menjaga semangat kerja sama demi mewujudkan Kota Bekasi yang semakin maju, nyaman, dan sejahtera bagi masyarakat.
“Semoga perjuangan kita bersama dapat menjadikan Kota Bekasi lebih kuat, nyaman kotanya, dan sejahtera warganya,” pungkasnya.
( Heri M red )


