• Jelajahi

    Copyright © indik.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sekda Kota Bekasi Tekankan Disiplin ASN dan Antisipasi Permasalahan PPDB

    www.indik.id
    12/05/26, 01:03 WIB Last Updated 2026-05-11T18:03:48Z

    INDIK.ID, KOTA BEKASI - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, memimpin apel pagi gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi pada Senin (11/5/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Sekda karena Wali Kota Bekasi sedang melaksanakan agenda dinas di Jakarta, sedangkan Wakil Wali Kota berada di Bandung.


    Dalam sambutannya, Junaedi mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan kesiapan ASN saat mengikuti apel maupun menjalankan tugas pelayanan publik.


    “Saya melihat kesiapan peserta apel masih perlu ditingkatkan. Ketika sudah berada di lapangan, segera berdiri dan bersiap. Sebagai ASN, kita harus menunjukkan tanggung jawab dan kedisiplinan,” ujar Junaedi di hadapan para pejabat eselon II, eselon III, lurah, pejabat fungsional, direksi BUMD, dan seluruh peserta apel.


    Pada kesempatan tersebut, Junaedi juga menyampaikan apresiasi kepada tim panahan Kota Bekasi yang berhasil meraih prestasi di tingkat Jawa Barat.


    Selain itu, ia memberikan arahan kepada tim terpadu pemeriksaan hewan kurban agar menjalankan tugas secara maksimal menjelang Hari Raya Iduladha. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan hewan harus dilakukan secara teliti untuk memastikan hewan kurban layak dan bebas dari penyakit.


    “Petugas harus benar-benar memahami kesehatan hewan, termasuk usia dan kondisi fisiknya. Jangan sampai ada hewan bermasalah yang beredar di masyarakat,” katanya.


    Terkait kegiatan Car Free Day (CFD), Pemerintah Kota Bekasi berencana mengembangkan lokasi CFD baru selain kawasan alun-alun kota. Namun, Junaedi menegaskan bahwa pembukaan titik baru harus melalui kajian matang bersama Dinas Perhubungan dan Satpol PP agar tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan lalu lintas.


    “Antusiasme masyarakat terhadap Car Free Day sangat tinggi. Karena itu, pengembangan lokasi baru perlu dipersiapkan dengan memperhatikan aspek keamanan dan kelancaran lalu lintas,” jelasnya.


    Dalam arahannya, Junaedi juga menyoroti persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dijadwalkan dimulai pada 18 Mei 2027. Ia meminta Dinas Pendidikan bersama camat dan lurah mengantisipasi potensi kekurangan daya tampung sekolah negeri.


    Menurutnya, terdapat potensi kekurangan sekitar 15 ribu kursi bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke SMP dan SMA negeri di Kota Bekasi.


    “Permasalahan PPDB selalu menjadi persoalan tahunan. Program wajib belajar 12 tahun harus benar-benar dijalankan. Jangan sampai ada anak yang tidak bersekolah karena keterbatasan daya tampung,” tegasnya.


    Selain membahas PPDB, Sekda juga mengingatkan seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin kerja dan menjaga stabilitas kinerja pemerintah daerah, termasuk dalam mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).


    “Keberhasilan menjaga stabilitas daerah bukan hanya tugas satu perangkat daerah, melainkan hasil kerja bersama seluruh ASN Kota Bekasi,” ujarnya.


    Di akhir apel, Junaedi menyoroti masih tingginya jumlah ASN yang belum melakukan absensi melalui sistem mobile saat apel berlangsung. Berdasarkan data BKPSDM, jumlah pegawai yang belum tercatat hadir mencapai sekitar 300 orang setiap hari.


    “Kondisi ini harus dievaluasi agar tidak menimbulkan anggapan negatif dari masyarakat terhadap kedisiplinan pegawai pemerintah daerah,” pungkasnya. ( Heri M red ) 

    Terkini