Indik.id, Jakarta, Polda Metro Jaya Mencatat jumlah laporan Polisi tertinggi di Indonesia sepanjang 2025, total laporan yang diterima mencapai 74.013 kasus atau sekitar 16 persen
dari keseluruhan laporan secara Nasional.
Artinya dalam setahun, setiap harinya sekitar 203 warga Jakarta, Depok, Tanggerang dan Bekasi(Jadetabek) yang
menjadi wilayah Hukum Polda Metro Jaya lapor ke kantor Polisi.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, capaian tersebut menempatkan Polda Metro Jaya sebagai salah satu Kepolisian Daerah dengan bahan penanganan perkara tertinggi di Tanah Air.
Selama 2025 Polda Metro Jaya menjadi salah satu Kepolisian Daerah dengan jumlah laporan Polisi tertinggi di Indonesia, dengan kontribusi sekitar 16 persen dari total laporan Nasional, ujar Asep saat memaparkan Rillis Akhir Tahun(RAT) 2025 di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya(BPMJ) Jakarta Selatan.Rabu(1/1/26).
Selain penanganan
Tindak Pidana, Polda Metro Jaya mengawal berbagai Aksi Unjuk Rasa yang berlangsung di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sepanjang tahun.
Menurut Asep, pengamanan dilakukan dengan tetap menjunjung hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat seraya menjaga Stabilitas Keamanan dan Ketertiban Umum.
Di bidang Lalu Lintas, Polda Metro Jaya Mencatat 13.184 peristiwa kecelakaan selama 2025, sebanyak 749 orang meninggal dunia, sementara 16.038 lainnya mengalami luka luka.
Untuk menekan angka kecelakaan, Kepolisian menerapkan sejumlah langkah konkret, mulai dari rekayasa lalu lintas, penegakan hukum, hingga pengawasan berbasis teknologi.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penindakan Elektronik, termasuk pemberian Tilang dan Teguran sebanyak 893.023 kali.
Pendekatan teknologi ini terus kami optimalkan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan, kata Asep.
Dalam kesempatan yang sama, Asep mengungkapkan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sepanjang 2025 telap mengungkap 2.425 perkara menonjol, sementara di bidang Narkotika, tercatat 7.426 perkara yang ditangani dengan jumlah tersangka mencapai 9.494 orang.
Adapun pada kasus kejahatan Siber, Polda Metro Jaya menerima dan menangani 2.625 laporan, yang didominasi modus penipuan daring dan akses ilegal, termasuk praktek judi online.
Penanganan kejahatan Siber menjadi salah satu fokus kami seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang digital, ujar Asep(Doddy Sp).


