• Jelajahi

    Copyright © indik.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Peringati Hari Pelanggan Nasional, Jasa Raharja Ajak “Jasfren” Bergerak Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri

    www.indik.id
    05/09/26, 10:16 WIB Last Updated 2026-09-05T03:16:35Z

    INDIK . ID Jakarta  –  Dalam  rangka  memperingati  Hari  Pelanggan  Nasional  2026,  PT  Jasa Raharja (Persero) menggelar kegiatan bertajuk “Jasfren Peduli: Melayani Sepenuh Hati,  Bersama  Menjaga  Keselamatan  untuk  Negeri”  di  QQ  Kopitiam,  Menteng, Jakarta, Jumat (4/9/2026).


    Dikemas dalam bentuk sharing session dan talkshow, kegiatan  ini  menjadi  ruang  bagi  Jasa  Raharja  untuk  mendengarkan  pengalaman masyarakat, sekaligus memperkuat kesadaran bahwa pelayanan, kepatuhan, dan keselamatan transportasi merupakan tanggung jawab bersama.  


    Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk kembali mendengarkan kebutuhan dan harapan masyarakat. 


    “Bagi Jasa Raharja, pelanggan yang kami sebut Jasfren bukan hanya orang yang menerima layanan. Jasfren adalah alasan kami terus memperbaiki diri. Kami ingin memastikan  bahwa  ketika  masyarakat  membutuhkan  Jasa  Raharja,  mereka mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, ramah, dan memberikan rasa aman,” ujarnya. 


    Menurutnya, Jasfren dikembangkan bukan hanya sebagai sapaan bagi pelanggan Jasa Raharja, tetapi juga sebagai gerakan yang menghubungkan berbagai kelompok masyarakat dalam satu tujuan keselamatan. 


    Semangat tersebut dirangkum dalam pesan “One Movement, Many Communities, One Safety Purpose”. 


    Melalui gerakan ini, masyarakat didorong untuk tidak hanya menjadi penerima layanan atau informasi, tetapi ikut membangun budaya keselamatan transportasi. “Setiap hari adalah  hari  pelanggan.  Yang  paling  penting  adalah  masyarakat  benar-benar merasakan bahwa negara hadir ketika mereka membutuhkan,” kata Awaluddin. 


    Upaya membangun keselamatan tersebut juga diwujudkan melalui berbagai program intervensi di titik-titik rawan kecelakaan. Hingga Agustus 2026, efektivitas intervensi yang dilakukan Jasa Raharja turut berkontribusi terhadap penurunan tingkat fatalitas korban  meninggal  dunia  sebesar  4,59  persen  atau  berkurang  329  korban dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 


    Awaluddin  menegaskan,  membangun  budaya  tertib  berlalu  lintas  tidak  dapat dilakukan  oleh  satu  pihak.  Peran  aktif  masyarakat  bersama  seluruh  pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar upaya menekan risiko dan fatalitas kecelakaan dapat berjalan secara berkelanjutan. 

     

    “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, membangun budaya tertib berlalu lintas harus terus diperkuat melalui peran aktif seluruh masyarakat,” ujarnya. 


    Dipandu  Mpok  Caca,  talkshow  Jasfren  Peduli  membahas  transformasi  pelayanan Jasa Raharja, pengalaman masyarakat ketika mengakses pelayanan, pemanfaatan kanal digital, kepatuhan membayar pajak kendaraan dan SWDKLLJ, serta pentingnya membangun perilaku tertib berlalu lintas. 


    Kegiatan  tersebut  juga  menghadirkan  Bripda  Ananda  Rafi,  anggota  kepolisian sekaligus kreator konten, yang berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi keselamatan. Pendekatan komunikasi yang ringan, relevan, dan mudah dipahami dinilai penting, khususnya untuk menjangkau generasi muda.  


    Dalam  kesempatan  tersebut,  Jasa  Raharja  turut  menjelaskan  transformasi pelayanan  yang  terus  dilakukan  melalui  penguatan  integrasi  dengan  berbagai pemangku kepentingan, termasuk Korlantas Polri dan rumah sakit. 


    Integrasi tersebut memungkinkan informasi kecelakaan diterima lebih cepat, sehingga proses verifikasi dan pemberian pelayanan kepada korban dapat segera dilakukan. 


    Transformasi  tidak  berhenti  pada  digitalisasi  proses,  tetapi  diarahkan  untuk memberikan kemudahan, transparansi, dan kepastian kepada masyarakat. 


    Jasa Raharja juga memperkuat akses informasi melalui aplikasi Jasfren. Melalui kanal tersebut, masyarakat, khususnya korban luka yang mendapatkan perawatan, dapat memperoleh  informasi  awal  mengenai  kecelakaan  serta  memeriksa  detail  surat jaminan sesuai ketentuan yang berlaku. 


    “Teknologi  bukan  sekadar  memindahkan  proses  manual  menjadi  digital.  Ukuran utamanya adalah apakah teknologi tersebut benar-benar membuat pelayanan lebih mudah, transparan, dan memberikan kepastian bagi Jasfren,” tambah Awaluddin. 


    Pengalaman langsung dari penerima pelayanan dan wajib pajak turut menjadi bagian dalam  talkshow tersebut.Cerita  tersebut  memperlihatkan bagaimana kemudahan pelayanan, akses informasi,dan  kanal pembayaran digital  dapat membangun pengalaman yang lebih baik sekaligus mendorong kepatuhan masyarakat. 


    Semangat Jasfren  Peduli  juga  tidak  hanya  hadir  di  Jakarta.Dalam  rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Raharja hadir lebih dekat dengan masyarakat di berbagai wilayah melalui sejumlah kegiatan pelayanan dan kepedulian, antara  lain  dengan  membagikan  helm  keselamatan  kepada  wajib  pajak  di  kantor Samsat sebagai bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas, serta hadir secara langsung  menjenguk  dan  memberikan  dukungan  kepada  korban  kecelakaan  lalu lintas di wilayah kerja Jasa Raharja. 


    Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Jasfren Peduli menjadi momentum bagi Jasa Raharja  untuk  tidak  hanya  memberikan  pelayanan,  tetapi  juga  menunjukkan kepedulian  secara  nyata  kepada  masyarakat.  


    Kehadiran  langsung  di  tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat kedekatan dengan para Jasfren sekaligus menggerakkan partisipasi publik dalam membangun budaya keselamatan transportasi yang berkelanjutan

    ( Heri M red )  

    Terkini