• Jelajahi

    Copyright © indik.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Hari Ozon Internasional Jadi Momentum Percepatan SDM Hijau, Operator AC Didorong Berwawasan Lingkungan

    www.indik.id
    16/09/26, 17:10 WIB Last Updated 2026-09-16T12:55:37Z

    INDIK.ID, KOTA BEKASI - Peringatan Hari Ozon Internasional menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mempercepat kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidang ekonomi hijau.  

    Pada hari Rabu 16 / 9 / 2026 ) di gedung Cevest kota bekasi . 

    Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan peringatan Hari Ozon Internasional yang digelar melalui kolaborasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Ketenagakerjaan.


    Kolaborasi kedua kementerian tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar mampu menjawab kebutuhan industri yang semakin mengedepankan prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan.


    Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah tenaga kerja yang bergerak sebagai operator dan teknisi reparasi pendingin udara (AC) serta peralatan pendingin.


    "Kita jadikan peringatan Hari Ozon Internasional ini sebagai momentum untuk mengakselerasi kesiapan SDM hijau. Salah satu yang menjadi lini terdepan adalah operator reparasi AC dan pendingin," ujar Menteri Ketenagakerjaan dalam keterangannya.


    Menurutnya, para tenaga kerja tersebut perlu memiliki kompetensi yang memadai sehingga mampu bersaing sekaligus memiliki wawasan lingkungan dalam menjalankan pekerjaannya.


    Kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup, kata dia, telah dilakukan melalui berbagai langkah, mulai dari pemutakhiran Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), penyusunan skema kompetensi nasional, hingga penyesuaian kurikulum pelatihan.


    Kolaborasi tersebut juga diperkuat dengan dukungan peralatan pelatihan. Sejumlah balai pelatihan mendapatkan bantuan peralatan dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk meningkatkan kapasitas pelatihan bagi tenaga kerja.


    Dengan dukungan tersebut, operator dan teknisi reparasi AC diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memahami aspek perlindungan lingkungan dalam setiap pekerjaannya.


    "Mereka dikenalkan bagaimana memilih, bagaimana mengoperasikan, termasuk memahami zat-zat yang berbahaya. Freon yang tidak boleh digunakan lagi dan seterusnya," katanya.


    Kompetensi tersebut dinilai penting karena sektor pendingin memiliki keterkaitan dengan upaya global dalam mengurangi penggunaan bahan yang dapat merusak lapisan ozon.


    Ia menegaskan, penguatan kompetensi tenaga kerja merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung agenda lingkungan secara global.


    "Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup. Ini adalah kolaborasi yang luar biasa," ujarnya.


    Di sisi lain, transisi menuju ekonomi hijau juga dinilai tidak semata-mata sebagai tantangan bagi dunia industri dan tenaga kerja. Perubahan tersebut justru dapat menjadi peluang untuk memperluas kesempatan kerja dan membuka lapangan pekerjaan baru.


    Karena itu, industri didorong untuk terus melakukan pembenahan agar mampu beradaptasi dengan tuntutan transisi hijau.


    "Bagi kami, ini adalah peluang bagi tenaga kerja yang baru, jadi perluasan kesempatan kerja. Tidak kita lihat sebagai ancaman, tetapi sebagai peluang untuk pembukaan lapangan kerja baru," katanya.


    Tenaga kerja yang memiliki kepedulian dan kompetensi dalam menjaga lingkungan tersebut selanjutnya akan menjadi bagian dari kelompok pekerja hijau atau green workers.


    Pekerja hijau tidak hanya dituntut memiliki keterampilan sesuai bidang pekerjaannya, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap berbagai aspek lingkungan, termasuk efisiensi energi, pengelolaan sampah, dan penggunaan air secara berkelanjutan.


    Penguatan kompetensi SDM hijau diharapkan dapat berjalan seiring dengan transformasi industri sehingga kebutuhan tenaga kerja masa depan dapat dipenuhi tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan. ( Heri M red )  

    Terkini