INDIK . ID SEMARANG - Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jawa Tengah menggelar Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Fungsi Humas Tahun Anggaran 2026 guna meningkatkan profesionalisme, kreativitas, dan adaptabilitas personel dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Kegiatan bertema “Creative Digital Vibes: Strategi Konten dan Pengelolaan Media Sosial Masa Kini” tersebut berlangsung di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Jumat (12/6/2026).
Pelatihan diikuti 240 peserta yang terdiri atas operator PID satuan kerja (Satker) Polda Jateng, operator Si Humas Polres jajaran, serta perwakilan mahasiswa. Kegiatan ini menjadi sarana penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan agar mampu menjawab tantangan komunikasi publik di era digital yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa fungsi kehumasan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak komunikasi institusi sekaligus penghubung antara Polri dan masyarakat.
Menurutnya, transformasi digital menuntut personel humas untuk terus meningkatkan kompetensi, memahami tren komunikasi terkini, serta mampu menyampaikan informasi secara cepat, tepat, dan menarik.
“Di era keterbukaan informasi saat ini, personel humas dituntut memiliki kemampuan yang adaptif terhadap perubahan ruang digital. Kehadiran Polri di media sosial harus mampu menghadirkan konten yang kreatif, edukatif, inspiratif, dan positif sehingga dapat membangun kedekatan serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujar Kombes Pol Artanto.
Ia menambahkan, media sosial tidak hanya menjadi sarana publikasi kegiatan kepolisian, tetapi juga ruang strategis untuk membangun komunikasi dua arah, memperkuat literasi publik, serta menangkal berbagai informasi yang tidak benar.
“Keberhasilan fungsi humas saat ini tidak hanya diukur dari seberapa banyak informasi dipublikasikan, tetapi juga dari kemampuan mengelola narasi, membangun keterlibatan publik (engagement), serta menghadirkan komunikasi yang humanis, relevan, dan berdampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Untuk memperkaya wawasan peserta, pelatihan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, yakni Swita Amallia Hapsari, M.I.Kom., dosen dan pakar komunikasi dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu yang mendukung kerja kehumasan modern.
Teknologi AI, menurutnya, dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek pekerjaan humas, mulai dari penyusunan narasi, copywriting, pengelolaan media sosial, hingga pembuatan desain visual edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara lebih efektif dan efisien.
Pada kesempatan tersebut, Kabid Humas juga menyampaikan sejumlah agenda yang akan menjadi fokus publikasi dalam waktu dekat, antara lain rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Esports Kapolri Cup, serta sosialisasi program penanggulangan dan pelacakan Tuberkulosis (TBC).
Kombes Pol Artanto berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Saya berharap seluruh peserta tidak berhenti pada tataran teori. Ilmu yang diperoleh hari ini harus segera diterapkan dalam tugas sehari-hari sehingga mampu menghasilkan konten yang inovatif, menarik, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Humas Polri harus menjadi motor penggerak komunikasi publik yang modern, profesional, dan berorientasi pada pelayanan,” pungkasnya.(Herisusilo).


