INDIK . ID BEKASI - Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, menghadiri kegiatan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (22/2). Kegiatan ini dihadiri jajaran Badan Gizi Nasional, pejabat pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Obon Tabroni menegaskan bahwa persoalan gizi, termasuk stunting dan malnutrisi, masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Oleh karena itu, Komisi IX DPR RI memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Menurutnya, program ini merupakan bukti kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, MBG juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pola makan sehat dan seimbang.
“Gizi yang cukup dan seimbang adalah kunci menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif. Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi memadai memiliki peluang lebih besar untuk berprestasi dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa untuk mewujudkan Indonesia Emas, fondasi utama yang harus diperkuat adalah kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Kekurangan gizi, khususnya stunting, dapat berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kemampuan belajar anak yang pada akhirnya memengaruhi daya saing di masa depan.
Dalam sosialisasi tersebut, Obon Tabroni juga menyampaikan bahwa Komisi IX DPR RI terus mendorong kebijakan serta alokasi anggaran yang tepat guna memperluas jangkauan program. Terutama pada wilayah-wilayah yang rentan terhadap permasalahan gizi.
“Kami di Komisi IX DPR RI terus mendorong kebijakan dan alokasi anggaran yang tepat guna memperluas jangkauan program ini, terutama bagi wilayah-wilayah terpencil yang rentan terhadap permasalahan gizi. Kami juga mendukung sinergi lintas sektor, termasuk dengan kementerian pendidikan dan dinas sosial, untuk memastikan bahwa anak-anak sekolah, balita, serta ibu hamil mendapatkan prioritas dalam program ini”. Tegasnya.
Ia berharap melalui komitmen dan kerja sama seluruh pihak, Program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan hasil nyata berupa penurunan angka stunting, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang, serta lahirnya generasi yang sehat dan produktif.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. ( Heri M red )


