INDIK.ID, JAKARTA - Dalam sistem demokrasi modern, pers dikenal sebagai pilar keempat demokrasi yang melengkapi konsep Trias Politica, yakni Legislatif sebagai pembentuk undang-undang, Eksekutif sebagai pelaksana pemerintahan, dan Yudikatif sebagai lembaga peradilan. Pers berfungsi sebagai pengawas kekuasaan sekaligus penyalur informasi publik yang objektif, akurat, dan bertanggung jawab.
Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 tahun 2026 turut disambut oleh Rika Herustika, perempuan kelahiran Jakarta tahun 1972. Rika merupakan bagian dari keluarga besar wartawan, mengingat suaminya berprofesi sebagai jurnalis yang aktif sejak Maret 1994. in syaa Allah, Rika bertolak ke Kota Serang, Provinsi Banten, pada Sabtu, 7 Februari 2026, untuk menghadiri kegiatan HPN 2026.
Dari sisi akademik, Rika Herustika tercatat sebagai lulusan salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta dengan jurusan Manajemen Keuangan Perbankan dan dinyatakan lulus pada tahun 1995. Ia juga memiliki kemampuan berbahasa Inggris dengan baik. Selain itu, Rika merupakan alumni SMP Negeri 70 Jakarta angkatan 1988.
Angkatan 1988 SMP Negeri 70 Jakarta dikenal melahirkan sejumlah tokoh nasional. Salah satunya adalah Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Dr. Suyudi Ario Seto, S.I.K., M.Si., lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994. Tokoh lainnya adalah Euis Handayani, sesama alumni angkatan 1988, yang dikenal sebagai istri dari Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra.
Sebagai bentuk partisipasi dalam peringatan Hari Pers Nasional ke-80, Rika Herustika telah mempersiapkan sejumlah perlengkapan, mulai dari busana bernuansa biru dan oranye, pin, kaus bertuliskan “HPN ke-80 Serang”, sepatu, hingga tas. Seluruh perlengkapan tersebut disiapkan untuk mendukung kehadirannya dalam kegiatan HPN 2026 di Serang, Banten.
Peringatan Hari Pers Nasional menjadi momentum refleksi atas peran pers dalam menjaga demokrasi dan kebebasan informasi, sekaligus memperkuat solidaritas antara wartawan dan keluarga besar pers dalam perjalanan sejarah jurnalistik Indonesia.
Catatan Redaksi:
Pers berasal dari bahasa Belanda pers.
Press berasal dari bahasa Inggris press.
Wartawan merupakan Profesi dalam bahasa Indonesia.(hs).


